Lewati ke konten

Aplikasi Mobile

Buat web app yang mobile-friendly di Proyecta. PWA sudah bisa digunakan sekarang; wrapper native iOS/Android tersedia melalui PWA Builder.

Proyecta membangun web app. Cara tercepat untuk mendapatkan “sebuah app di ponsel” adalah web app yang responsif — yang secara opsional ditingkatkan menjadi Progressive Web App (PWA) agar pengguna bisa menginstalnya ke layar utama dan (di platform yang mendukung) mendapatkan push notification, dukungan offline, serta pengalaman layar penuh.

Untuk distribusi native melalui App Store, Google Play, atau Microsoft Store, kamu membungkus PWA yang sudah di-publish menggunakan alat seperti PWA Builder.

  • Viewport switcher responsif di builder — beralih antara preview Desktop / Tablet / Mobile saat mengedit
  • Prompt AI mobile-first — AI tahu cara membuat layout responsif ketika kamu memintanya
  • Tab Mobile di dashboard — panel Mobile khusus dengan langkah Appearance, Test, dan Publish untuk mengubah app-mu menjadi mobile app yang dapat diinstal
  • Push notification — lihat Push Notifications
  • UI builder mobile — Proyecta sendiri berfungsi di ponsel, sehingga kamu bisa membangun kapan saja

Buka dashboard dan beralih ke tab Mobile untuk alur terpandu tiga langkah:

  • Appearance — tinjau ikon app, nama, dan warna tema kamu. Jika dukungan mobile belum diatur, klik Set up mobile support dan Proyecta akan menyiapkannya untukmu dalam satu langkah — tanpa perlu menulis prompt apa pun.
  • Test — pindai kode QR untuk membuka app yang sudah di-publish di ponsel sungguhan (lihat Test on Mobile).
  • Publish to App Store — panduan langkah demi langkah untuk mengemas dan mengirimkan app ke app store (lihat Publish to App Stores).

Template webapp sudah dilengkapi web app manifest (site.webmanifest) dan service worker (sw.js), sehingga fondasi untuk PWA yang dapat diinstal dan mendukung offline sudah tersedia sejak build pertama — tab Mobile dan AI hanya menyesuaikannya dengan app-mu.

Cara tercepat adalah tombol Set up mobile support di tab Mobile. Jika kamu ingin lebih spesifik, kamu juga bisa meminta AI secara langsung:

Add PWA support to my app:
- Web app manifest with name, icons, theme color
- Service worker with offline cache for the app shell
- Service worker with update toast on new version

Dengan cara apa pun, manifest dan service worker akan disiapkan. Setelah kamu publish, pengguna dapat:

  • Membuka app-mu di browser mobile mana pun
  • Mengetuk menu browser dan memilih Add to Home Screen (iOS) atau Install app (Android)
  • Meluncurkannya seperti app native dari layar utama mereka

PWA di iOS 16.4+ juga mendukung Web Push, sehingga notifikasi berfungsi — lihat Push Notifications untuk pengaturannya.

Jika kamu perlu mendistribusikan ke App Store atau Google Play, jalur yang disarankan adalah membungkus PWA yang sudah di-publish:

  1. Publish ke subdomain *.proyecta.live milikmu (atau domain kustom)
  2. Buka pwabuilder.com dan masukkan URL-mu
  3. Generate paket native — Android (AAB), iOS (proyek Xcode), Windows (MSIX)
  4. Kirimkan ke store yang sesuai

Lihat Publish to App Stores untuk detailnya.

  • Apple mungkin menolak app WebView murni yang tidak menambahkan fungsionalitas native. Pertimbangkan hal ini sebelum menargetkan App Store.
  • Push notification di iOS mengharuskan pengguna menginstal PWA terlebih dahulu dari Safari (bukan dari wrapper).
  • Kamera, GPS, kontak semuanya berfungsi melalui web API — API khusus native (HealthKit, ARKit) tidak dapat diakses dari wrapper PWA.
  • Template React Native / Expo native untuk proyek yang membutuhkan shell native sesungguhnya
  • Integrasi Capacitor sebagai jalur pembungkusan alternatif
  • Wizard penerbitan app store di dalam builder (ikon, splash screen, teks listing store)
  • Manajemen metadata app store yang tersinkronisasi dengan builder